Gubernur Yulius Selvanus dan Wamendagri Bahas Pemulihan Pascabanjir Bandang di Siau

banner 120x600

Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Rabu 7 Januari 2026.

Terlihat keduanya, Gubernur YSK dan Wamendagri Akhmad Wiyagus serius membahas pemulihan pasca banjir bandang di Siau beberapa waktu lalu.

Kunjungan Wamendagri dinilai sangat penting karena dilakukan secara langsung untuk memantau proses pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Selain itu, Wamendagri Wiyagus juga terjadwal akan mengunjungi para korban bencana yang saat ini tengah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Manado.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur YSK memaparkan secara rinci kronologi terjadinya bencana, kondisi infrastruktur dan fasilitas umum yang mengalami kerusakan, serta perkembangan terbaru terkait kondisi para korban kepada Wamendagri.

Ia juga menjelaskan langkah-langkah penanganan darurat dan pemulihan yang telah dan sedang berlangsung oleh Pemprov Sulut bersama Pemerintah Kabupaten Sitaro.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan seluruh pihak terkait. Tentunya untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal serta proses pemulihan dapat berjalan secepat mungkin,” ujar Gubernur Yulius.

YSK juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, kehadiran Kementerian Dalam Negeri serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah mengirimkan tim ke lokasi bencana menjadi bentuk nyata sinergi pusat dan daerah dalam penanganan bencana.

“Kami sangat menghargai dukungan dari Pemerintah Pusat. Semoga dengan kerja sama dan kolaborasi yang kuat, trauma yang masyarakat alami dapat segera pulih. Dan kondisi di lapangan kembali kondusif,” tambah YSK, gubernur pilihan rakyat sulut ini.

Pemprov Sulut berkomitmen untuk terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Hal ini demi menjamin keselamatan serta keberlangsungan kehidupan masyarakat terdampak di Pulau Siau. (**)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *